PERANG BADAR!!!! singkat dan jelas!
Pada tanggal 17 bulan Ramadhan tahun kedua Hijriyyah ini, bertepatan
dengan hari jumat, terjadi Perang Badar.
Ketika Rasulullah SAW mendengar bahwa Abu Sufyan bin Harb (tokoh
musyrik yang paling keras memusuhi islam) bersama kafilah dagang, sedang
dalam perjalanan pulang ke Mekkah dari Syam, Rasulullah SAW dengan
membawa pasuka, beliau mengerahkan sejumlah kaum muslim untuk
menghadangnya di tengah perjalanan.
Ketika Abu Sufyan mendengar kabar tentang apa yang hendak dilakukan
oleh Rasulullah SAW kepadanya, ia menmgirim utusan ke Mekkah secara
diam-diam minta bantuan kaum Musyrik Quraisy untuk melindungi dan
menyelamatkan diri dan kafilahnya dari serangan kaum muslim. Permintaan
bantuan dari Abu Sufyan itu membangkitkan semangat penduduk Mekkah.
Mereka berangkat untuk menolong kafilah Abu Sufyan sambil mengerahkan
suku-suku Arab lainnya. Untuk menghadapi mereka, Rasulullah SAW sefera
keluar dari madinah memimpin pasukan bersenjata brkekuatan 313 orang.
Mereka tidak mempunyai uda tunggangan selain 2 ekor dan 70 ekor unta.
Masing-masing unta ditunggangi secara bergantian oleh 2 atau 3 orang
dalam pasukan itu ada Abu Bakar As-Sidq, Umar bin Khathob dan para
sahabat terkemuka lainnya. Ketika Abu Sufyan bin Harb mendengar perihal
kesiagaan kaum muslim menghadapi peperanga, secara diam-diam ia menempuh
jalan lain, menelusuri jalan pantai. Setelah yakin bahwa dia dan
kafilahnya selamat, ia menulis surat kepada kaum Quraisy yang telah siap
berperang, agar mereka pulang saja. Karena menurutnya, mereka keluar
dari Makkah adalah untuk menyelamatkan kafilah mereka. Sebenarnya mereka
sudah berniat untuk pulang, tetapi Abu Jahal memaksa untuk terus
berperang. Pada waktu itu jumlah kaum Musyrik Quraisy yang sudah siap
berperang 1000 orang lebih, termasuk gembong-gembong dan tokoh-tokohnya,
setiba kaum Musyrik di medan perang dan dua pasukan saling berhadapan,
Rasulullah SAw berdoa : "
ya Allah, orang-orang Quraisy datang dengan congkak dan sombong untuk memerangi-Mu dan mendustakan Rasul-Mu"
Perang berakhir dengan kemenangan di pihak kaum Muslimin. Dari pihak
kaum Musyrik terbunuh 70 orang, diantaranya gembong-gembong mereka
seperti Abu Jahal, 'Utbah bin Rabi'ah bersama saudaranya yang bernama
Syaibah serta anaknya yang bernama Al Walid dan 70 orang dari pasukan
Musyrik tertawan. Dari pihak kaum Muslim yang berasal dari Muhajirin
gugur 6 orang, yait : 'Ubaidah bi Al Harits, 'Umar bin Abi Waqqash,
Dzusy Syimalain, 'Aqil bin al Bukair, Mahja' (maula 'Umar bin Khathab)
dan Shafwan bin Baidha'. Dan 8 orang dari kaum Anshar, yaitu : Sa'ad bin
Khaltsaimah, Mubasysyir bin 'Abdul Mundzir, 'Umar bin Al Hamam, Rafi'
bin Ma'la, Haritshah bin Suraali, Auf bin A Harits dan Muawwadz bin Al
Harits serta Yazid bin Al Harits.(Muawwwadz dan Yazid adalah seorang
remaja yg kurang lebih berusia 14 tahun, begitu kecintaannya kepada
Rasulullah mereka berusaha untuk bisa mengikuti perang dengan cara
menjijit kakinya saat mendaftar karna ingin sekali membunuh Abu Jahal
yang telah menghina Rasul, padahal Abu Jahal mempunyai perawakan tinggi
besar)
NB : *kaum Muslim di bantu denagn tentara Allah yaitu 1000 malaikat.
*Allah telah menunjukkah bahwa agama yang haq pasti menangnya
walaupun beribu-ribu tantangan, hal ini ditunjukkan ketika Allah
menggantikan pasukan Abu Sufyan dengan pasukan Abu Jahal
yang jauh lebih kuat (dilihatnya).
*lebih lengkapnya lihat saja di dalam salah satu Quran Surat
Al A'arof/An Anfal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar